Bahasa Daerah Hilang, Mahasiswa Protes

Aksi penolakan kurikulum itu dilakukan di depan Gedung Sate, Bandung.

Pencinta bahasa Sunda berunjuk rasa              (Antara/ Agus Bebeng)
Ratusan mahasiswa tergabung dalam Forum Peduli Bahasa Daerah (FPBD) melakukan aksi penolakan kurikulum 2013 di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin 7 Januari 2013.
Mereka memprotes hilangnya pelajaran bahasa daerah di kurikulum baru itu. padahal, Resolusi PBB melalui UNESCO memerintahkan semua negara menjaga bahasa ibu (daerah). 
"Kami ingin bahasa daerah dipertahankan dan dibuat kurikulum terpisah. Begitu juga dengan bahasa daerah lainnya yang ada di Indonesia. Menghilangkan bahasa daerah itu bertentangan dengan undang-undang dan Resolusi UNESCO," ujar Ranu Sudar Sudarmansyah selaku Koordinator Aksi kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahasa daerah berperan penting dalam sebuah sistem budaya. Sesuai amanat UUD 1945, pemerintah wajib menjaga dan melestarikannya. Para mahasiswa menuntut pemerintah provinsi melakukan tindakan kongkrit menolak kurikulum ini.

Menurut Ranu, saat ini budaya asing masuk begitu deras. Maka perlu langkah dan kebijakan mengoptimalkan penggunaan bahasa daerah sebagai akar budaya. "Di kampus, kami juga menggunakan bahasa daerah sebagai upaya pelestarian," katanya.
Dalam aksi ini para pengunjuk rasa menngenakan pakaian khas Jawa Barat berupa pangsi hitam dan ikat kepala bagi pria dan batik dengan motif Jawa Barat bagi yang perempuan.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku telah mengirim surat ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempertanyakan kurikulum 2013 yang menghilangkan kurikulum bahasa daerah. Upaya ini dilakukan pemerintah daerah agar pusat bisa mempertahakan pelajaran bahasa daerah. "Yang jadi masalah, bahasa daerah itu tidak dimunculkan dalam nomenklatur rancangan kurikulum 2013," katanya.

Heryawan mengatakan pemerintah pusat tidak mungkin menghapus pelajaran  daerah karena bahasa daerah telah dilindungi UU. Dalam resolusi UNESCO pun setiap negara diperintahkan memelihara bahasa daerah. "Saya pikir, tidak mungkin pemerintah pusat menghapus bahasa daerah," ujarnya.

Sumber : viva.co.id

 

Keunikan rasa bawang goreng khas Palu

Ilustrasi bawang goreng.
©2013 Merdeka.com/dfonion.wordpress.com
Sebelumnya, kita telah membahas kenikmatan sajian kaledo khas kota Palu, Sulawesi Tengah. Gurih, segar, dan sangat menggugah selera. Uniknya, bawang goreng merupakan salah satu makanan wajib yang ditambahkan saat menyantap kaledo. Kabarnya, jika tidak memakai bawang goreng khas Palu, rasa kaledo jadi kurang mantap lho.

Bahkan, bawang goreng menjadi salah satu oleh-oleh khas Palu yang banyak diburu oleh para wisatawan. Mungkin banyak dari kita bertanya-tanya, apa enaknya bawang goreng dari Palu. Toh, semua bawang goreng itu sama saja. Terlebih, kita juga dapat menggorengnya sendiri di rumah.

Usut punya usut, ternyata yang membuat bawang goreng asli Palu terkenal hingga mancanegara itu karena bahan dasarnya. Yah, si bawang merah itu sendiri. Bawang merah khas Palu konon hanya bisa tumbuh di daerah ini saja. Rasanya gurih dan renyah sekali. Bahkan tidak ada rasa pahit yang tertinggal di lidah sama sekali, seperti waktu makan bawang goreng biasa.

Beberapa penjual bawang goreng Palu juga telah menjualnya secara online dengan harga yang cukup terjangkau. Namun tentu lebih mahal dari harga bawang goreng di pasaran. Harga 1 kg bawang goreng bisa mencapai Rp 175.000-200.000. Meskipun harganya terbilang cukup mahal, minat para wisatawan untuk membawa pulang oleh-oleh khas Palu ini tidak pernah surut.

Kurang lengkap rasanya, jikalau pergi ke Palu tidak membawa pulang oleh-oleh bawang goreng. Hmmm..Jadi ngiler!

Sumber : http://www.merdeka.com

Cadangan Devisa 2013 Diproyeksi Turun

Cadangan Devisa 2013 Diproyeksi Turun
Bank Indonesia
JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) atau balance of payment tahun ini akan surplus besar. Meskipun, defisit neraca perdagangan di Tahun Ular ini masih akan berlanjut.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi Sarwono, mengatakan NPI 2013 akan surplus sebab neraca finansial dan modal surplus cukup besar. "Keduanya mampu menutupi defisit transaksi berjalan (current account deficit)," katanya dijumpai akhir pekan lalu di Gedung BI Jakarta.

Posisi cadangan devisa Indonesia 2013 ini diperkirakan akan tetap baik, meski turun tipis. Menurut Hartadi, dengan NPI yang masih surplus, BI memperkirakan cadangan devisa tahun lalu (2012) masih akan lebih tinggi dibandingkan 2013. Dengan demikian, posisi nilai tukar akan menguat.

"NPI cenderung membaik dan ini dampaknya ke depan adalah perbaikan nilai tukar," kata Hartadi. Pada akhir November 2012, cadangan devisa meningkat menjadi 111,285 miliar dolar AS. Ini setara dengan 6,1 bulan impor. Angka ini lebih tinggi dari 110,3 miliar dolar AS pada akhir Oktober 2012 dan 110,2 miliar dolar AS pada akhir September 2012.

Berdasarkan data BI, hingga kuartal III 2012, NPI mengalami surplus hingga 834 juta dolar AS. Sampai akhir 2012, surplus NPI tersebut diperkirakan bertambah melebihi 1,5 miliar dolar AS. Meski demikian, Hartadi mengatakan membengkaknya defisit neraca perdagangan hingga akhir tahun 2012 kemarin akan berdampak pada defisit transaksi berjalan.

Defisit ini lebih disebabkan nilai impor minyak dan gas bumi (migas) yang terlampau besar. Sebenarnya, kata Hartadi, nilai transaksi nonmigas masih surplus. Namun, karena impor migas terlalu besar maka secara toral menyebabkan defisit.

Sumber : republika

Banjir, Jalan Poros Soppeng-Wajo Terputus

Banjir, Jalan Poros Soppeng-Wajo Terputus
Ratusan warga di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan
tertahan akibat banjir yang meutuskan akses
jalan poros Soppeng-Wajo. Minggu, (06/01/2013).
Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah di Sulawesi Selatan mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo terputus. Selain merendam ribuan hektar sawah, banjir juga merendam ratusan rumah warga. Minggu (06/01/2013).
Banjir yang terjadi di Dusun Salaenro Kelurahan Ujung Kecamatan Lilirialau Kabupaten Soppeng mengakibatkan antrean kendaraan sepanjang 2 kilo meter, sejumlah pengendara baik roda dua maupun roda empat terpaksa menunggu air surut agar bisa melintas.
Sementara itu sejumlah warga memilih menerobos banjir meski ketinggian mencapai satu meter di atas permukaan aspal, sementara ratusan rumah milik warga setempat terendam.
Salah seorang warga mengaku banjir kali merupakan yang pertama kali akibat buruknya sistem drainase. "Baru tahun ini, banjir begini mungkin karena irigasi yang tidak pernah dibersihkan dan tidak pernah diperlebar. Jadi banjir kayak begini," ujar Budi salah seorang warga setempat.
Salah seorang sopir bus yang nekat menerobos banjir malah terjebak di tengah arus air akibat mesin kendaraannya mati. Dia mengaku nekat menorobos lantaran jenuh menunggu air surat sejak kemarin sore.
"Mati mesinnya. Saya kira sudah tidak terlalu dalam, saya kasihan juga sama penumpang karena dari kemarin menunggu dan bermalam di atas mobil," ungkap Jerry, sopir itu.

Sumber : kompas

Gerindra lemparkan wacana bubarkan Banggar DPR

Partai Gerindra (Ist)
Partai Gerindra
Acapkali anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR terlibat dalam kasus dugaan korupsi, membuat keberadaan lembaga tersebut harus dievaluasi, bahkan ada wacana Banggar dibubarkan saja.

Seperti diketahui, beberapa mantan anggota Banggar saat ini tengah mengalami kasus hukum, sebut saja Wa Ode Nurhayati, Angelina Sondakh, dan M Nazaruddin.

"Karena Banggar ini tidak bisa melakukan satu efisiensi dalam kinerjanya, lebih bagus dibubarkan saja," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, usai acara Polemik Sindo Radio bertema Tahun Berburu Politik di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2013).

Menurutnya, Banggar DPR dinilai menjadi salah satu sumber korupsi dan penuh dengan permasalahan. Fadli juga meyakini, Banggar merupakan satu lembaga yang kerap melakukan pemborosan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

"Banggar itu problematik, karena salah satu sumber korupsi itu ada di Banggar," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melaporkan 20 anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat yang terindikasi korupsi dan pencucian uang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, PPATK merilis anggota legislatif periode 2009-2014 terindikasi paling tinggi melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Hal itu berdasarkan hasil riset tipologi PPATK pada semester II 2012.

"Periode jabatan anggota legislatif sejak 1999, berdasarkan hasil analisis ditemukan yang terbanyak terindikasi tindak pidana korupsi adalah periode 2009 hingga 2014, yaitu sebesar 42,71 persen," ungkap Ketua PPATK Muhammad Yusuf dalam Refleksi Akhir Tahun 2012 PPATK di Kantor PPATK, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Rabu 2 Januari 2013.

Menurutnya, anggota legislatif cenderung lebih tinggi melakukan dugaan korupsi ketimbang mereka yang bekerja di komisi legislatif.

"Indikasi korupsi dilakukan anggota legislatif, presentasenya sebesar 69,7 persen, sedangkan komisi legislatif sebesar 10,4 persen," ujarnya.

Sumber  : sindonews

Powered by Blogger.